NAWAWI NEWS, TAPTENG – Pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) I Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Medan yang dipusatkan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menjadi momentum penting bagi penguatan internal organisasi.
Ketua Wilayah IKA UT Medan, Drs. H.M. Syarfi Hutauruk, M.M., secara tegas mengingatkan seluruh pengurus dan kader akan vitalnya proses kaderisasi berkesinambungan serta kepatuhan mutlak terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Syarfi Hutauruk menyatakan bahwa roda organisasi hanya dapat berjalan secara optimal dan sehat apabila struktur di dalamnya konsisten menjalankan mekanisme kaderisasi.
Menurutnya, regenerasi kepengurusan bukan sekadar pergantian figur, melainkan estafet perjuangan untuk menjaga marwah dan eksistensi IKA UT di tengah masyarakat. Organisasi yang besar adalah organisasi yang mampu melahirkan pemikir dan pemimpin baru di setiap periodenya.
Lebih lanjut, mantan Walikota Sibolga dua periode ini juga menyoroti aspek kedisiplinan organisasi. Beliau menggarisbawahi bahwa AD/ART merupakan konstitusi tertinggi yang wajib dipatuhi oleh setiap anggota tanpa terkecuali.
Segala keputusan, dinamika, maupun kebijakan yang diambil dalam forum Muswil I ini harus berpijak pada koridor hukum organisasi guna menghindari potensi konflik dan menjaga soliditas alumni Universitas Terbuka di wilayah Sumatera Utara.
Pelaksanaan Muswil I IKA UT Medan di Tapanuli Tengah ini diharapkan tidak hanya melahirkan nakhoda baru yang progresif, tetapi juga mampu merumuskan program kerja strategis yang berdampak langsung bagi kemajuan almamater dan masyarakat luas.
Syarfi mengajak seluruh delegasi yang hadir untuk mengedepankan musyawarah mufakat demi kemajuan bersama, sekaligus menjadikan ikatan alumni ini sebagai wadah intelektual yang kontributif bagi pembangunan daerah.
Sebagai informasi tambahan, agenda Muswil I PW IKA UT Medan Sumut yang diselenggarakan di Hotel Matahari, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah ini akhirnya berhasil menetapkan Sujanna Astuti Siregar, S.Pd.AUD., M.P.Si., secara aklamasi sebagai Ketua yang baru.
Terpilihnya kepemimpinan baru ini menandai babak baru estafet organisasi setelah melewati dinamika persidangan yang cukup alot antara pimpinan sidang dan perwakilan Pengurus Pusat (PP) IKA UT Jakarta terkait mekanisme tata tertib.
Selain agenda formal pemilihan pengurus, rangkaian kegiatan alumni Universitas Terbuka di Tapanuli Tengah ini juga diwarnai dengan aksi sosial dan lingkungan yang nyata. Para alumni tercatat menggelar aksi bersih-bersih pantai dan penanaman pohon di pesisir Tapteng.
Langkah konkret ini membuktikan bahwa IKA UT Medan tidak hanya fokus pada penguatan internal organisasi dan aspek akademis, melainkan juga memiliki komitmen dan kepekaan sosial yang tinggi terhadap kelestarian alam dan kesejahteraan lingkungan masyarakat lokal.
(Nawawi News: Syahto)

